Pengertian Maulid Nabi Muhammad S.A.W

Banyak orang keliru dalam memahami hakikat Maulid Nabi Muhammad Saw. Mereka, yang kami undang untuk itu dan kami dorong untuk mengikutinya, menggambarkan Maulid Nabi itu dengan gambaran - gambaran yang salah dengan melandaskan perkiraannya itu pada masalah - masalah yang panjang dan diskusi-diskusi yang tidak karuan atau rancu. Dengan acara-acara seperti itu mereka justru telah membuang-buang waktu; begitu pula waktu yang terbuang dari para pembacanya. Itu semua perbuatan sia-sia yang tidak ada manfaatnya, karena mereka telah melakukan perkiraan dan pemahaman (deskripsi) yang salah.

Berkenaan dengan Maulid Nabi ini, kami telah menulis beberapa buku dan telah kami bahas berkali-kali secara baik-baik melalui siaran maupun berbagai pertemuan umum. Dengan cara seperti itu, tampaklah pemahaman dan pemaknaan kami mengenai Maulid Nabi yang mulia itu.

Kami mengatakan, sebagaimana yang pernah kami katakan sebelumnya: "Sesungguhnya berkumpul untuk (memperingati) Maulid Nabi Muhammad Saw yang mulia itu hanyalah suatu kebiasaan; tidak termasuk ibadah". Inilah yang kami yakini. Kami mengikuti dan menaati perintah Allah Swt dengan cara demikian. Siapa pun berhak memberikan pemahaman yang ia sukai. Sebab manusia adalah yang membenarkan dan membuktikan apa yang dikatakannya tentang dirinya dan hakikat keyakinannya; bukan orang lain.

Dalam berbagai pertemuan kami selalu katakan bahwa "perkumpulan dengan cara seperti (peringatan Maulid) itu hanyalah suatu kebiasaan atau hal-hal biasa; bukan termasuk ibadah. Apakah setelah ini masih tersisa pengingkaran dan penentangan bagi yang mengingkari dan menentang? Satu hal yang pasti , musibah terbesar adalah bagi mereka yang tidak memahami dan tidak mau paham. Oleh sebab itu, Imam Syafi'i berkata, "Tiada aku mendebat orang alim kecuali aku mengalahkannya. Tetapi, tiada aku
mendebat orang bodoh kecuali ia mengalahkan aku."

Sesungguhnya mahasiswa yang paling sedikit ilmunya mema­hami perbedaan hakikat adat istiadat dengan hakikat ibadah. Jika ada yang berkata: "Ini adalah suatu ibadah yang disyariatkan, lengkap dengan tata-caranya", maka kami akan bertanya: "Mana dalilnya?" Dan jika ada yang berkata: "Ini hanya suatu kebiasaan (tradisi)", kami katakan kepadanya: "Lakukanlah apa yang anda sukai. Sebab, bahaya yang paling besar dan bencana dahsyat yang kita takuti bersama adalah menggunakan baju ibadah pada sesuatu yang dibuat-buat (bid'ah) dan tidak disyariatkan; sesuatu yang hanya merupakan ijtihad manusia". Yang seperti inilah yang tidak kita sukai. Kita bahkan akan
memeranginya dan memperingatkan siapapun darinya.

Alhasil, berkumpul untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad Saw termasuk urusan biasa atau adat istiadat; bukan ibadah. Meskipun demikian, itu merupakan kebiasaan yang bagus dan membawa manfaat yang banyak. Mereka banyak mengambil faedah dari kegiatan tersebut. Kegiatan yang membawa manfaat sungguh dianjurkan oleh syariat Islam.

Diantara perkiraan dan pemahaman keliru sebagian orang itu adalah adanya sangkaan bahwa mereka diundang mengikuti pertemuan dalam rangka memperingati Maulid Nabi pada malam tertentu, bukan pada tahun lainnya. Mereka, orang-orang yang lengah itu tidak mengetahui bahwa di Mekah dan Madinah diadakan berbagai pertemuan untuk memperingati
Maulid Nabi Muhammad Saw dengan bentuk yang tidak sama pada setiap hari dan hari-hari setiap tahunnya; juga tidak sama dalam berbagai kesempatannya. Siapa pun yang mengikutinya senantiasa senang dan bergembira. Tidak ada satu malam atau satu hari di Mekah dan Madinah kecuali didapatkan adanya pertemuan untuk (memperingati) Maulid Nabi.

Yang demikian ini diketahui oleh orang yang mengetahuinya. Tentu saja banyak juga yang tidak mengetahuinya. Barang siapa mengira kami memperingati Maulid Nabi Muhammad Saw pada suatu malam tertentu, dan meninggalkan Nabi atau melalaikannya selama tiga ratus sembilan puluh lima hari lainnya, maka sungguh ia telah melakukan dusta besar. Sungguh ia telah berbohong dengan kebohongan yang besar.

Itulah majelis-majelis (untuk memperingati) Maulid Nabi yang selama ini diadakan dengan berkah karunia Allah Swt dalam semua malam dari setiap tahunnya. Tidak ada suatu malam atau suatu hari kecuali di situ ada pertemuan dan perkumpulan untuk Maulid Nabi. Kami mempermaklumkan bahwa pengkhususan pertemuan pada satu malam atau satu hari tanpa malam / hari lainnya merupakan kedurhakaan terhadap Nabi Muhammad
Saw; itu menunjukkan ketidakcintaan kepadanya. Oleh sebab itu, kaum Muslimin dengan segala puji hanya diperuntukkan kepada Allah memperkenankan panggilan dan ajakan kami dengan penuh antusias dan suka cita.

Siapa pun yang menuduh kami memperingati Maulid Nabi hanya di Madinah Al-Munawwarah, sungguh ia bodoh atau pura-pura bodoh dari kenyataan yang sebenamya. Kami hanya mendoakannya semoga Allah menyinari mata hatinya dan menyingkapkan baju kebodohannya supaya ia segera mengetahui bahwa pertemuan seperti itu bukan hanya diadakan
secara khusus di Madinah Munawwarah; juga bukan hanya dilakukan pada satu malam tertentu pada bulan khusus. Yang benar, itu terjadi secara
umum, baik dari segi masa maupun tempatnya.

Tak ada sesuatu pun yang benar dalam pikiran jika berjalan di siang hari saja perlu penuntun.

Alhasil, kita tidak menyatakan bahwa pertemuan dalam rangka memperingati Maulid Nabi pada malam tertentu sebagai perbuatan sunnah. Barang siapa memiliki keyakinan seperti itu, ia adalah pelaku bid'ah dalam agama. Sebab, mengingat Nabi Muhammad Saw dan bergantung kepadanya itu mesti dilakukan pada setiap waktu dan di mana pun kita berada; juga mesti masuk ke dalam kalbu kita. Mungkin benar bahwa pada bulan kelahiran Nabi Muhammad Saw motivasi dan alasan untuk mengajak manusia berkumpul itu lebih kuat, sebab perasaan mereka lebih hangat dengan saling berkaitannya masa. Mereka dapat mengingat, pada waktu sekarang, apa yang telah terjadi pada masa-masa lampau. Mereka pun dapat memindahkan apa yang dapat dilihat dan mengaitkannya dengan yang tidak terlihat.

Satu hal yang pasti, pertemuan-pertemuan dalam rangka Maulid Nabi itu merupakan media dan momentum yang sangat bagus dan tepat untuk berdakwah, mengajak manusia kepada jalan Allah. Kesempatan emas seperti itu hendaklah tidak dilepaskan begitu saja. Itu justru menjadi kewajiban para pendakwah dan ulama untuk lebih mengingatkan manusia
untuk mengenali Nabi Muhammad Saw; khususnya mengenai akhlak, keadaan, sikap beliau ketika bergaul dengan masyarakat (mu'amalahnya),dan segala bentuk ibadahnya. Para pendakwah dan ulama hendaklah menasihati umatnya, membimbing mereka menuju keberuntungan dan kebahagiaan yang sebenarnya, serta mengingatkan mereka supaya tidak
terjerumus ke dalam bencana, bahaya, bid'ah, dan fitnah.

Sesungguhnya kami dengan karunia dan rahmat Allah Swt mengajak ke jalan seperti itu dan ikut serta di dalamnya. Kepada orang-orang kami katakan: "Pertemuan-pertemuan atau per­kumpulan tersebut bukan sekadar bertemu dan berkumpul. Pertemuan-pertemuan itu justru merupakan perantaraan yang sangat bagus dan tepat menuju suatu tujuan mulia ...Barang siapa tidak mengambil manfaat dari sesuatu bag! kepentingan
agamanya, ia terhalang dari kebaikan dan berkah (dari) kelahiran Nabi
Muhammad Saw".

Kami tidak ingin berpanjang-panjang dengan menyebutkan berbagai dalil dan argumentasi yang kami dapatkan dan kami simpulkan berkenaan dengan tema ini. Kami mempunyai risalah khusus mengenai tema ini dengan judul Haul Al-'Ihtifal bi Al-Maulid Al-Nabiy Al-Syaif, "Sekitar Pertemuan dalam Rangka (Memperingati) Maulid Nabi Muhammad Saw."
---------------------------------------------------------------------------


Ilmu merupakan harta abstrak titipan Allah Subhanahu wata'ala kepada seluruh manusia yang akan bertambah bila terus diamalkan, salah satu pengamalannya adalah dengan membagi-bagikan ilmu itu kepada yang membutuhkan. Janganlah sombong dengan ilmu yang sedikit, karena jika Allah Subhanahu wata'ala berkehendak ilmu itu akan sirna dalam sekejap, beritahulah orang yang tidak tahu, tunjukilah orang yang minta petunjuk, amalkanlah ilmu itu sebatas yang engkau mampu.

Sumber : http://www.mail-archive.com/keluarga-islam@yahoogroups.com/

0 komentar:

Poskan Komentar

kunjungi juga :

Temukan Gadget Murah dan Berkualitas di www.distonlineshop.com


terimakasih sobat, sudah berkunjung di blog ini. Jangan lupa isi tanda kehadiran anda ya :)